![]() Mikasa di Yokosuka, Jepang, 2010
| |
Tentang kelas | |
---|---|
Operator: | ![]() |
Didahului oleh: | Asahi |
Digantikan oleh: | kelas Katori |
Dibangun: | 1899–1902 |
Bertugas: | 1902–1923 |
Selesai: | 1 |
Disimpan: | 1 |
Sejarah | |
![]() | |
Nama | Mikasa |
Asal nama | Gunung Mikasa |
Dipesan | 26 September 1898 |
Pembangun | Vickers, Barrow-in-Furness |
Pasang lunas | 24 Januari 1899 |
Diluncurkan | 8 November 1900 |
Mulai berlayar | 1 Maret 1902 |
Dicoret | 20 September 1923 |
Status | Dijadikan kapal museum |
Ciri-ciri umum (saat dibangun) | |
Jenis | Kapal tempur Pra Dreadnought |
Berat benaman | 15.140 ton panjang (15.380 t) (normal)[1] |
Panjang | 432 ft (131,7 m)[1] |
Lebar | 76 ft (23,2 m)[1] |
Daya muat | 27 ft (8,2 m) |
Tenaga | 15.000 shp (11.000 kW)[1] |
Pendorong | 2 poros baling, 2 vertical triple-expansion steam engines,25 Pendidih Belleville |
Kecepatan | 18 knot (33 km/h; 21 mph) |
Jangkauan | 9.000 nmi (17.000 km; 10.000 mi) pada 10 knot (19 km/h; 12 mph) |
Awak kapal | 836 orang[2] |
Senjata |
2 × 2 – 12 in (305 mm) guns[3] 14 × 1 – 6 in (152 mm) QF guns[4] 20 × 1 – 12-pounder guns 6 × 1 – 3-pounder guns 6 × 1 – 2.5-pounder Hotchkiss guns 4 × 18-inch tabung torpedo[5] |
Pelindung |
Pelindung semen Krupp[2] Belt: 4–9 in (102–229 mm) Deck: 2–3 in (51–76 mm) Gun turrets: 8–10 in (203–254 mm) Barbettes: 8–14 in (203–356 mm) Conning tower: 4–14 in (102–356 mm) Casemates: 2–6 in (51–152 mm) |
Mikasa (三笠 ) adalah sebuah kapal tempur pra dreadnought yang dibuat untuk Angkatan Laut Kekaisaran Jepang pada akhir 1890-an, dan satu-satunya kapal dari kelas-nya sendiri.
Kapal ini ditugaskan sebagai kapal bendera Laksamana Tōgō Heihachirō selama Perang Rusia-Jepang pada 1904–1905, termasuk Pertempuran Port Arthur pada hari kedua perang tersebut dan Pertempuran Laut Kuning[6] dan Tsushima.[7]
Mikasa merupakan contoh terakhir dari kapal perang pra-dreadnought di dunia sekaligus juga contoh terakhir dari kapal perang buatan Britania Raya.[8] Nama kapal ini dipakai untuk salah satu karakter di Attack on Titan.[9] Versi personifikasi kapal ini juga hadir di permainan video Azur Lane.[10]
Pelestarian kapal perang Mikasa sebagian besar disebabkan oleh prestasi Laksamana Chester William Nimitz dari Angkatan Laut Amerika Serikat, yang menghormati Laksamana Heihachiro Togo. Diketahui bahwa rasa hormat Nimitz terhadap Togo tetap utuh bahkan setelah Jepang dan Amerika Serikat bermusuhan.[butuh rujukan]
|title=
(bantuan)