Orang Yunani Kapadokia mengenakan pakaian tradisional | |
Daerah dengan populasi signifikan | |
---|---|
Yunani (khususnya Yunani Utara) | |
Yunani | 44.432[1] |
Bahasa | |
Yunani, Yunani Kapadokia, Turki Karamanli | |
Agama | |
Ortodoks Yunani | |
Kelompok etnik terkait | |
Orang Yunani lainnya |
Yunani Kapadokia (bahasa Yunani: Έλληνες-Καππαδόκες, Ελληνοκαππαδόκες, Καππαδόκες; bahasa Turki: Kapadokyalı Rumlar)[2] adalah orang-orang Yunani yang berasal dari wilayah Kapadokia di Anatolia tengah.[3][4] Orang Yunani sudah ada di kawasan Kapadokia semenjak zaman klasik,[5] dan orang-orang Indo-Eropa di Kapadokia sudah sepenuhnya terhelenisasi paling tidak pada abad ke-5.[6] Namun, akibat peristiwa pertukaran penduduk Yunani-Turki pada tahun 1923, orang-orang Yunani Kapadokia yang tersisa dipaksa meninggalkan tanah air mereka dan pindah ke Yunani. Saat ini keturunan mereka tersebar di Yunani dan komunitas diaspora Yunani lainnya.
Wilayah Kapadokia modern diberi julukan "Katpatuka" oleh bangsa Persia Kuno, yang kemudian diubah oleh orang Yunani menjadi "Kappadokia".[7] Sebelum budaya Yunani masuk ke Anatolia, wilayah ini dikendalikan oleh orang-orang Indo-Eropa lainnya, seperti suku bangsa Hittite. Orang-orang Yunani Mikenai mendirikan pos dagang di wilayah pesisir Anatolia sekitar tahun 1300 SM. Mereka kemudian mulai menetap di kawasan pesisir dan menyebarkan budaya dan bahasa Yunani.
Evlerin bolluk ve bereketi şu veya bu sebeple kaçmışsa, özellikle Rumların yoğun olarak yaşadığı Orta ve Kuzey Anadolu'da bunun sebebinin karakoncolos isimli iblis olduğu düşünülürmüş. Kapadokyalı Rumlar yeni yılın başında sırf ...
'The so called "Asia Minor Folklore Studies" initially focused on Ottoman Cappadocia and its ethnic Greek inhabitants.
Cappadocia is an ancient district in east central Anatolia, west of the Euphrates River, where there had been a Greek presence from the Hellenistic period to the beginning of this century, when the minority group was submitted to a “population exchange”. As the Cappadocians returned to Greece, they became absorbed by the local population and their dialect died out.
The eastern and northern part of the country beyond the Taurus was known to the Persians as Katpatuka, a name which the Greeks transformed into Cappadocia (Kappadokia).