Permaisuri Xiao Ci Gao | |||||
---|---|---|---|---|---|
Potret Permaisuri Xiao Xian | |||||
Kelahiran | Yehe-Nara Monggo Jerjer (葉赫 那 拉 孟古哲哲) 1575 | ||||
Kematian | 1603 (umur 27–28) | ||||
Pasangan | Nurhaci, Kaisar Gao | ||||
Keturunan | Huang Taiji | ||||
| |||||
Wangsa | Yehe-Nara (kelahiran) Aisin-Gioro (pernikahan) | ||||
Ayah | Pangeran Yangginu |
Permaisuri Xiao Ci Gao (Hanzi: 孝慈高皇后, nama pribadi: Monggo (孟古 (ᠮᠣᠩᡤᠣᠵᡝᠵᡝ)[1]) (1575–1603), adalah seorang bangsawan Manchu.
Monggo Jerjer berasal dari Klan Yehenara merupakan putri bungsu Pangeran Yangginu serta adik perempuan Narinburu dan Gintaisi. Ia dilahirkan pada tahun ketiga Ming pada masa pemerintahan Kaisar Wanli.
Nyonya Yehenara menikah dengan Nurhaci pada bulan Oktober 1588 usia 13 tahun. Pada saat Nyonya Fuca, Gundai menjadi istri utamanya, oleh karena itu Nyonya Yehenara diberikan gelar permaisuri sekunder (ce fujin). Pada tahun 1592, dia melahirkan Huang Taiji, calon kaisar berikutnya. Nyonya Yehenara meninggal tahun 1603 pada usia 28 tahun.
Pada tahun 1636, Huang Taiji mendirikan Dinasti Qing. Sebagai ibu kandung dari kaisar yang berkuasa, dia diberikan gelar anumerta "Permaisuri Xiao Ci Wu" oleh putranya. Nyonya Yehenara dimakamkan di makam yang indah dan megah, Fuling didekat Shenyang.
Tahun 1662, saat pemerintahan Kangxi yang tak lain adalah buyutnya, gelar "Permaisuri Xiao Ci Wu" diubah menjadi "Permaisuri Xiao Ci Gao". Ini karena suaminya bergelar anumerta Kaisar Gao.
Keluarga Aisin Gioro | ||
---|---|---|
Didahului oleh: Permaisuri Xuan (gelar anumerta[[1]]) |
Permaisuri Cina (dinaikkan anumerta pada tahun 1636) |
Diteruskan oleh: Permaisuri Xiao Duan Wen |